VASIOTA.COM, Berita AI – Apple terus menguji perombakan besar Siri melalui iOS 27 menjelang peluncuran versi final sistem operasi tersebut. Siri AI menjadi salah satu perubahan terbesar di iOS 27, dengan kemampuan memahami konteks personal, membaca informasi di layar, melakukan tindakan di aplikasi, dan menjalankan percakapan yang lebih natural.
Apple telah membuka iOS 27 Public Beta untuk pengguna yang ingin mencoba fitur baru sebelum peluncuran final. Pada 10 Agustus, Apple juga merilis iOS 27 beta 5 untuk pengembang, menunjukkan bahwa perusahaan masih melakukan penyempurnaan terhadap sistem sebelum versi stabil dirilis.
Perubahan terbesar berada pada Siri. Apple tidak lagi memosisikannya hanya sebagai asisten suara untuk menjalankan perintah sederhana. Dalam pengumuman resmi Apple, perusahaan memperkenalkan Siri AI sebagai asisten yang dapat melakukan percakapan lebih natural dan terintegrasi lebih dalam dengan sistem operasi.
Siri AI dapat memahami konteks personal pengguna untuk menemukan informasi yang tersimpan di perangkat. Pengguna misalnya dapat meminta Siri mencari foto tertentu, menemukan email, atau mengambil catatan tanpa harus mengetahui lokasi persis informasi tersebut. Apple juga mengembangkan kemampuan onscreen awareness, sehingga Siri dapat memahami apa yang sedang tampil di layar.
Kemampuan tersebut kemudian diperluas ke tindakan di dalam aplikasi. Melalui pembaruan App Intents, pengembang dapat membuat konten dan kemampuan aplikasi mereka lebih mudah diakses Siri AI. Artinya, Siri tidak hanya memberikan jawaban, tetapi dapat menjadi perantara untuk menjalankan fungsi tertentu yang disediakan aplikasi.
Apple juga membawa Siri AI ke sejumlah pengalaman baru di iOS 27. Salah satunya adalah Siri mode di Camera, yang memungkinkan pengguna berinteraksi dengan Siri berdasarkan apa yang terlihat kamera. Apple juga memperluas Visual Intelligence dan menyediakan aplikasi khusus untuk meninjau percakapan Siri.
Perubahan ini membuat strategi AI Apple berbeda dari pendekatan chatbot murni. Siri AI dirancang untuk bekerja di dalam ekosistem iPhone, menggunakan konteks perangkat dan kemampuan aplikasi untuk menyelesaikan tugas, bukan hanya menghasilkan respons berbasis percakapan.
Di balik sistem tersebut, Apple menggunakan Apple Intelligence dan generasi baru Foundation Models. Apple menyatakan model-model tersebut tersedia dalam konfigurasi yang berjalan di perangkat maupun melalui server, dengan sejumlah fitur membutuhkan komputasi server dan memiliki batas penggunaan tertentu.
Perkembangan Siri AI juga terjadi setelah Apple menghadapi tekanan untuk mengejar perkembangan chatbot seperti ChatGPT dan Gemini. Namun, Apple tidak mengubah iPhone menjadi sekadar perangkat untuk mengakses chatbot pihak ketiga. Perusahaan justru berusaha menjadikan AI sebagai lapisan yang terintegrasi langsung dengan sistem operasi.
Hal tersebut terlihat dari fokus Apple pada personal context, app actions, dan onscreen awareness. Ketiga kemampuan tersebut memungkinkan AI memahami hubungan antara pengguna, informasi di perangkat, dan aplikasi yang sedang digunakan.
Meski demikian, tidak semua iPhone yang mendapatkan iOS 27 akan memperoleh seluruh fitur Apple Intelligence. Apple menetapkan persyaratan perangkat keras untuk fitur AI. Menurut Apple, Apple Intelligence dan Siri AI pada iOS 27 tersedia pada iPhone 16 atau lebih baru serta iPhone 15 Pro dan iPhone 15 Pro Max, bersama sejumlah perangkat iPad dan Mac yang memenuhi persyaratan.
Ada pula pembatasan wilayah. Apple menyatakan Siri AI tidak akan tersedia di iPhone dan iPad di Uni Eropa ketika iOS 27 diluncurkan, dengan perusahaan mengaitkan keputusan tersebut dengan persoalan Digital Markets Act (DMA). Apple mengatakan belum memiliki jadwal untuk menghadirkan Siri AI di iOS dan iPadOS bagi pengguna di wilayah tersebut.
Untuk saat ini, Siri AI masih berada dalam tahap pengujian. Versi beta yang beredar bukan representasi final dari seluruh kemampuan yang akan tersedia ketika iOS 27 resmi dirilis. Apple masih melakukan perubahan dan perbaikan melalui siklus beta, termasuk pada Siri dan sejumlah fitur berbasis AI.
Jika seluruh rencana Apple terealisasi, iOS 27 akan menjadi titik penting dalam strategi AI perusahaan. Apple tidak sekadar menambahkan chatbot ke iPhone, tetapi mencoba membuat AI memahami siapa penggunanya, apa yang sedang dilihatnya, informasi apa yang tersimpan di perangkat, dan tindakan apa yang dapat dilakukan melalui aplikasi.
Dengan iOS 27 yang dijadwalkan hadir pada musim gugur 2026, pertanyaan terbesar bukan lagi apakah Apple akan membawa AI ke iPhone. Apple sudah melakukannya. Tantangannya adalah apakah Siri AI benar-benar mampu memberikan pengalaman asisten yang selama beberapa tahun terakhir dijanjikan Apple, sekaligus mengejar kemampuan yang telah lebih dulu ditawarkan oleh ChatGPT dan Gemini.

