VASIOTA.COM, Berita AI – Persaingan di industri kecerdasan buatan (artificial intelligence) kian memanas. Anthropic baru saja meluncurkan model AI terbarunya, Claude Opus 5. Peluncuran ini diproyeksikan untuk menjadikan Claude sebagai asisten harian (everyday assistant) utama bagi para penggunanya. Sama seperti langkah yang diambil oleh Gemini, Anthropic kali ini sangat memprioritaskan efisiensi biaya (cost efficiency).
Model anyar ini menghadirkan kemampuan yang hampir setara dengan Claude Fable 5, namun ditawarkan dengan separuh harga. Anthropic mengklaim bahwa Opus 5 memberikan performa kerja terkuat yang pernah mereka rilis, terutama pada peningkatan kemampuan pengodean (coding capabilities).
Langkah Anthropic ini menyusul pertarungan perebutan dominasi AI bersama Google dan OpenAI yang juga baru meluncurkan model anyar awal bulan ini. Meski Fable 5 masih menjadi proyek paling ambisius dari Anthropic, Opus 5 sangat unggul untuk kebutuhan enterprise berkat kehebatannya dalam menangani perintah coding dan tugas-tugas rumit lainnya.
Unggul dalam Otonomi, Pekerjaan Pengetahuan, dan Sains
Anthropic menyebutkan bahwa kekuatan utama Claude Opus 5 terletak pada tiga aspek: knowledge work, otonomi, dan bidang biologi. AI ini dirancang untuk bekerja secara lebih mandiri tanpa perlu terlalu banyak interaksi atau arahan berulang dari pengguna (less back-and-forth). Selain itu, Opus 5 kini memiliki kemampuan untuk memeriksa kembali hasil kerjanya sendiri (double-check) serta memperbaiki kesalahan (recover from errors) secara langsung saat proses berjalan.
Dibandingkan dengan versi sebelumnya (Opus 4.8), terdapat peningkatan signifikan pada kualitas riset ilmiah. Kemajuan ini paling terlihat pada tugas-tugas kimia organik, seperti menyimpulkan struktur molekul dari data spektroskopi.
Tak hanya itu, pengguna kini diberikan kontrol penuh melalui fitur penyetelan tingkat upaya (effort levels). Tersedia kontrol berbentuk “tombol putar” (dial) yang bisa disesuaikan untuk menentukan seberapa keras AI harus berpikir dalam menyelesaikan masalah tertentu.
Dari segi keamanan, Anthropic membekalinya dengan sistem perlindungan terbaru yang diklaim sebagai “model paling aman dan paling sulit dimanipulasi (hardest to trick) untuk tindakan berbahaya.”
Meskipun tidak dirancang khusus untuk bidang cybersecurity, batasan keamanan pada Opus 5 membuatnya sangat berguna untuk tugas-tugas seperti pengodean yang aman (secure coding) dan mendeteksi celah keamanan (finding vulnerabilities).
Fitur Fast Mode Baru dan Fitur Cadangan untuk Pengembang
Selain model utama, Anthropic juga memperkenalkan research preview untuk Opus 5 Fast Mode. Mode ini menawarkan kecerdasan penuh dari Opus 5 dengan kecepatan pembuatan output token 2,5 kali lebih cepat, seharga dua kali lipat dari harga standar Opus 4. Fitur fast mode ini juga bisa diakses melalui Claude Code dengan tambahan usage credits.
Untuk meningkatkan pengalaman pengguna, Anthropic menghadirkan sistem model cadangan (fallback model). Jika perintah (prompt) yang kamu masukkan memicu filter keamanan yang ketat dan memblokir permintaan, sistem secara otomatis akan mengalihkan perintah tersebut ke model lain agar tetap bisa memberikan jawaban. Pengguna pun bebas memilih model mana yang ingin dijadikan sebagai cadangan.
BACA JUGA: OpenAI Hadirkan Fitur Health di ChatGPT, Terhubung ke Rekam Medis Pasien
Fitur menarik lainnya ditujukan bagi para developer. Kini pengembang dapat mengubah alat (tools) yang digunakan Claude di tengah percakapan tanpa membatalkan prompt cache. Hal ini memungkinkan setiap tahap kerja agen AI hanya mengakses tools yang benar-benar dibutuhkan untuk menyelesaikan tugasnya saat itu.

