Begini Cara Budidaya Ubi Madu Cilembu Yang Baik dan Benar Untuk Pemula Agar Sukses

Cara budidaya ubi madu cilembu

VASIOTA.COM – Ipomoea batatas, yang umum dikenal sebagai Ubi Jalar, Ketela Rambat, Mantang, atau Sweet Potato, merupakan salah satu jenis tanaman umbi yang kaya akan kandungan karbohidrat.

Ubi Jalar memiliki peran penting dalam penyediaan sumber energi melalui karbohidratnya, serta dapat ditanam dengan relatif mudah di berbagai kondisi tanah. Selain itu, keberagaman nama lokal yang merujuk pada tanaman ini menggambarkan popularitas dan nilai pentingnya dalam berbagai budaya dan pangan masyarakat.

Terdapat berbagai varian ubi jalar, termasuk ubi ungu, ubi kuning/oranye, ubi putih, dan ubi madu cilembu. Ubi madu cilembu, sebuah jenis ubi lokal Indonesia, pertama kali dikembangkan di Sumedang, Jawa Barat pada tahun 1990-an. Namun, berkat kemajuan teknologi pertanian, kini ubi madu cilembu tak hanya dinikmati oleh warga Sumedang atau Indonesia semata. Sejumlah petani telah berhasil mengangkat citra ubi cilembu hingga ke pasar internasional.

Cara Budidaya Ubi Madu Cilembu

1. Siapkan Bibit Ubi Madu Cilembu

Ubi cilembu termasuk dalam kategori tanaman yang dapat ditanam sepanjang tahun dan merupakan jenis sayuran yang mudah diawetkan serta tumbuh kembali setiap tahunnya.

Pastikan Anda memilih ubi madu cilembu yang telah matang, memiliki kualitas baik, dan tidak menunjukkan tanda-tanda penyakit, serta kulitnya tidak keriput.

Lakukan pemotongan pada ubi madu cilembu dan lakukan tusukan pada bagian keempat sisinya menggunakan lidi atau tusuk gigi. Selanjutnya, rendam potongan ubi madu cilembu dalam air, letakkan dalam wadah berbentuk gelas atau botol plastik bekas yang bagian atasnya telah dipotong. Tempatkan wadah tersebut di tempat yang ternaungi dan biarkan hingga tunas tumbuh pada ubi madu cilembu.

Untuk mencegah pertumbuhan jamur, lakukan penggantian air dalam gelas setiap hari. Setelah tunas ubi madu cilembu muncul, Anda dapat memilih tunas atau bibit yang akan digunakan. Pada tahap pertumbuhan ini, pilihlah tunas yang tumbuh tegak dan memiliki dedaunan yang segar dan hijau. Biarkan tunas tumbuh dengan tinggi sekitar 2-5 cm.

2. Penyemaian Bibit Ubi Madu Cilembu

Persiapkan wadah semai berupa polybag atau wadah bekas cat yang tidak digunakan lagi, dan sebaiknya memiliki lubang atau celah kecil di bagian bawah untuk mencegah pembusukan akar bibit.

Lanjutkan dengan menyiapkan campuran tanah, arang sekam, dan pupuk dengan perbandingan 2:1:1. Setelah bahan-bahan tercampur, masukkan media tanam ke dalam polybag dan buat lubang tanam sesuai kebutuhan.

Pisahkan tunas dari bagian ubi madu cilembu yang tidak bertunas. Tempatkan benih ubi madu cilembu di dalam media pembibitan, dan lakukan perawatan yang tepat hingga benih tumbuh menjadi bibit yang siap untuk ditanam.

Selanjutnya, tempatkan bibit di ruangan dengan suhu sekitar 28 hingga 30 derajat Celsius, karena hal ini akan mempercepat proses pertumbuhan bibit.

3. Penanaman Ubi Madu Cilembu

Lakukan pembersihan lahan dari gulma dan tanaman pengganggu lainnya. Selanjutnya, lakukan penggemburan dan pemupukan awal untuk memastikan tanah memiliki nutrisi yang cukup guna menghasilkan ubi madu cilembu yang berkualitas.

Buatlah bedengan di atas lahan dan buat lubang tanam yang sesuai. Selanjutnya, tanam bibit pada media tanam yang telah Anda persiapkan.

Apabila Anda menanam ubi madu cilembu dalam pot, cukup sediakan campuran tanah dan pupuk dengan perbandingan 2:1. Isi campuran tersebut ke dalam pot berukuran sedang, lalu buatlah lubang tanam sesuai kebutuhan.

Setelah itu, tanam bibit ubi madu cilembu pada media pot. Pendekatan ini tergolong lebih praktis dan ekonomis, karena Anda tidak perlu melibatkan proses-proses tambahan.

4. Perawatan Ubi Madu Cilembu

Lakukan penyiraman secara teratur pada pagi dan sore hari. Pastikan penyiraman dilakukan dengan wajar sehingga tanah hanya lembab, hindari penyiraman berlebihan yang dapat menyebabkan genangan air dan merusak akar tanaman.

Untuk memastikan nutrisi yang diperlukan tanaman ubi cilembu tercukupi, lakukan pemupukan tambahan. Gunakan pupuk organik seperti pupuk kandang atau kompos. Pemupukan ini dapat dilaksanakan sekitar 2 minggu setelah proses penanaman.

Melakukan penyiangan pada gulma yang tumbuh di sekitar tanaman ubi cilembu sangat penting. Selain itu, disarankan untuk memangkas sebagian pucuk tanaman. Tindakan ini bermanfaat untuk menjaga kebersihan area pertumbuhan dan juga merangsang regenerasi tanaman ubi madu cilembu.

5. Masa Penen Ubi Cilembu

Proses pemanenan ubi madu cilembu dapat dilakukan sekitar 4-5 bulan setelah penanaman. Metode pemanenan melibatkan pencabutan atau penggalian tanah di area penanaman untuk mendapatkan ubi cilembu yang telah matang.

Untuk menciptakan rasa nikmat dari ubi madu cilembu, langkah awalnya adalah memanen dan memilih ubi yang bermutu dari hasil panen. Kemudian, lakukan pencucian hingga ubi benar-benar bersih, sehingga kulit ubi madu cilembu memiliki tekstur yang lembut dan warna coklat terang. Setelah itu, biarkan ubi mengering alami untuk menghilangkan kelebihan air pada permukaan kulitnya.

Ubi madu cilembu yang telah bersih dapat dimasukkan ke dalam oven dengan suhu yang cukup tinggi. Perlu dicatat bahwa proses pematangan dalam oven mungkin membutuhkan waktu yang cukup lama, terutama jika Anda menggunakan oven tradisional.

Dengan perawatan yang tepat dan proses pemanenan serta pengolahan yang teliti, Anda dapat menikmati hasil ubi madu cilembu yang lezat dan berkualitas. Setiap langkah dalam budidaya dan pengolahan ini memberikan kontribusi pada cita rasa yang istimewa dari ubi madu cilembu. Selamat mencoba dan menikmati hasil jerih payah Anda!

Related posts