Membeli HP OPPO baru memang menggoda, apalagi dengan spesifikasi mumpuni dan harga yang kompetitif. Namun, popularitas merek ini membuat banyak oknum memproduksi HP OPPO palsu atau replika yang sekilas tampak mirip asli.
Anda tentu tidak ingin tertipu membeli barang KW yang kualitasnya jauh di bawah standar, bukan? Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara membedakan HP OPPO asli dan palsu agar Anda mendapatkan produk yang sesuai harapan.
Sebenarnya, membedakan HP OPPO asli dari yang palsu tidaklah sulit jika Anda tahu caranya. Dengan sedikit ketelitian, Anda bisa terhindar dari penipuan.
Melansir Bincangkata.com, melalui artikel ini kami akan memandu Anda langkah demi langkah untuk memeriksa keaslian HP OPPO, mulai dari cek fisik, nomor IMEI, hingga performa perangkat.
1. Periksa Nomor IMEI dengan Teliti
Nomor IMEI adalah identitas unik setiap ponsel, seperti KTP untuk manusia. Setiap HP OPPO asli memiliki nomor IMEI yang terdaftar resmi di database OPPO. Untuk memeriksanya, Anda bisa mengikuti langkah berikut:
- Ketik *#06# pada aplikasi Telepon, lalu tekan panggil. Nomor IMEI akan muncul di layar.
- Catat nomor tersebut, lalu kunjungi situs resmi OPPO di https://support.oppo.com/en/warranty-check/. Masukkan nomor IMEI untuk memeriksa keaslian.
- Jika nomor terdaftar dan sesuai dengan tipe HP, perangkat Anda asli. Jika tidak, kemungkinan besar itu HP palsu.
Selain itu, cek nomor IMEI pada dus kemasan. Pastikan nomor di ponsel sama dengan yang tertera di dus.
Untuk HP OPPO yang dijual resmi di Indonesia, nomor IMEI juga harus terdaftar di situs Kementerian Perindustrian (https://imei.kemenperin.go.id/). Jika tidak terdaftar, besar kemungkinan HP tersebut masuk melalui jalur tidak resmi atau bahkan palsu.
2. Cek Kualitas Kemasan dan Dus
Dus kemasan sering jadi petunjuk awal keaslian HP OPPO. Produk asli biasanya punya kemasan yang rapi, dengan logo OPPO yang tercetak jelas dan tajam. Bahan dusnya terasa kokoh, tidak mudah penyok, dan warna tintanya seragam tanpa buram.
Sebaliknya, dus HP palsu sering terlihat murahan, dengan logo yang pudar atau cetakan yang kurang rapi.
Perhatikan juga stiker di dus yang mencantumkan spesifikasi, seperti RAM, kapasitas memori, dan nomor IMEI. Bandingkan informasi ini dengan situs resmi OPPO. Jika ada ketidaksesuaian, seperti tipe HP atau spesifikasi yang berbeda, waspadalah.
Anda juga bisa memeriksa kartu garansi di dalam dus. HP OPPO asli di Indonesia biasanya menyertakan kartu garansi dari PT Indonesia OPPO Electronics. Jika kartu garansi mencantumkan nama perusahaan lain atau tidak ada sama sekali, itu tanda bahaya.
3. Amati Kondisi Fisik dan Desain
HP OPPO asli punya kualitas build yang premium, dengan bahan kokoh dan finishing rapi. Misalnya, casingnya terasa solid, warnanya merata, dan tombol-tombolnya presisi.
Sebaliknya, HP palsu sering menggunakan plastik murahan, warna pudar, atau desain yang sedikit berbeda dari aslinya.
Contohnya, OPPO Reno asli memiliki kamera pop-up dan layar penuh tanpa notch, sementara versi palsu mungkin punya notch yang tidak sesuai spesifikasi resmi.
Cek juga berat HP. OPPO asli punya bobot yang sesuai dengan spesifikasi di situs resmi, misalnya OPPO F7 asli sekitar 158 gram. Jika terasa lebih berat atau ringan, bisa jadi itu replika. Perhatikan detail kecil seperti letak logo, lubang speaker, atau posisi kamera.
HP palsu sering kali punya perbedaan subtil, seperti lampu flash yang terlalu besar atau logo yang kurang simetris.
4. Uji Kualitas Layar
OPPO dikenal dengan layar berkualitas tinggi, baik AMOLED maupun IPS, yang menawarkan kecerahan dan ketajaman mumpuni.
Untuk mengeceknya, putar video beresolusi tinggi atau buka gambar dengan detail kompleks. Layar HP OPPO asli akan menampilkan warna cerah, tajam, dan bebas dari buram. Sebaliknya, layar pada HP palsu biasanya punya kerapatan piksel rendah, sehingga gambar terlihat pecah atau buram saat diperbesar.
Anda juga bisa membandingkan rasio layar dengan spesifikasi resmi. Misalnya, OPPO F5 Youth asli punya layar 6 inci dengan rasio 18:9. Jika rasio layar berbeda atau terlihat tidak proporsional, kemungkinan besar itu HP KW.
Cobalah atur kecerahan layar ke maksimum; layar asli tetap nyaman dilihat, sedangkan layar palsu sering terlihat kekuningan atau kurang jernih.
5. Tes Performa Kamera
OPPO terkenal dengan slogan “Camera Phone”, jadi kualitas kamera adalah salah satu keunggulan utamanya. Untuk memastikannya, ambil beberapa foto dalam berbagai kondisi cahaya, termasuk siang dan malam. HP OPPO asli menghasilkan foto yang jernih, dengan warna akurat dan minim noise. Sebaliknya, HP palsu sering menghasilkan foto buram, penuh noise, atau warna yang tidak natural.
Cek juga data EXIF foto di galeri ponsel atau melalui laptop. Data ini menunjukkan informasi seperti resolusi kamera dan tipe perangkat.
Jika resolusi tidak sesuai dengan spesifikasi resmi (misalnya, OPPO A57 asli punya kamera 13 MP, tapi foto menunjukkan resolusi lebih rendah), itu pertanda HP palsu. Jangan lupa uji kamera depan dan fitur seperti mode potret; HP asli biasanya punya performa lebih konsisten.
6. Gunakan Kode Rahasia Engineer Mode
OPPO asli menyediakan fitur Engineer Mode untuk menguji performa hardware. Caranya, buka aplikasi Telepon, ketik *#800#, lalu tekan panggil. Anda akan masuk ke mode pengujian yang menampilkan opsi seperti baterai, speaker, konektivitas, dan layar.
Cobalah uji baterai, jika menunjukkan status rusak padahal HP baru, kemungkinan besar itu palsu. HP KW sering tidak punya fitur ini atau menunjukkan hasil pengujian yang aneh.
Selain itu, perhatikan kelancaran saat navigasi di Engineer Mode. HP asli berjalan mulus tanpa lag, sedangkan HP palsu sering terasa lambat atau error saat pengujian. Fitur ini juga membantu Anda memeriksa apakah komponen seperti speaker atau mikrofon berfungsi dengan baik, yang sering bermasalah pada HP replika.
7. Bandingkan Spesifikasi dengan Aplikasi Benchmark
Gunakan aplikasi seperti CPU-Z atau AIDA64 untuk memeriksa spesifikasi hardware HP, seperti RAM, chipset, dan memori internal. Bandingkan hasilnya dengan spesifikasi resmi di situs OPPO.
Misalnya, OPPO A57 asli menggunakan chipset MediaTek Helio G35 dengan RAM 4 GB. Jika aplikasi menunjukkan chipset berbeda atau RAM lebih kecil, itu tanda HP palsu.
Selain itu, jalankan tes benchmark seperti AnTuTu untuk mengukur performa. HP OPPO asli akan menghasilkan skor yang sesuai dengan spesifikasi, sedangkan HP palsu biasanya punya performa jauh lebih rendah.
Perhatikan juga kelancaran ColorOS, sistem operasi OPPO asli berjalan mulus, sementara HP KW sering terasa kaku atau penuh bug.
8. Periksa Kartu Garansi
HP OPPO asli di Indonesia selalu disertai kartu garansi resmi dari PT Indonesia OPPO Electronics. Cek apakah kartu garansi mencantumkan nama ini dan nomor IMEI yang sesuai dengan ponsel.
HP palsu sering menyertakan kartu garansi yang terlihat murahan atau bahkan tidak ada sama sekali. Anda juga bisa memverifikasi garansi di situs resmi OPPO untuk memastikan keaslian.
Jika HP dibeli dari luar negeri, kartu garansi mungkin tidak mencantumkan PT Indonesia OPPO Electronics, tapi nomor IMEI tetap harus terdaftar di situs OPPO global. Jika ragu, hubungi layanan pelanggan OPPO untuk konfirmasi lebih lanjut.
9. Waspadai Harga yang Terlalu Murah
Harga sering jadi indikator kuat keaslian HP. OPPO asli punya harga pasar yang kompetitif, tapi tidak jauh di bawah standar resmi. Jika Anda menemukan OPPO baru dengan harga sangat murah, terutama di toko tidak resmi, waspadalah.
Cek harga resmi di situs OPPO atau toko terpercaya seperti OPPO Official Store. Harga murah memang menggoda, tapi sering kali itu jebakan untuk menjual HP KW.
Untuk HP bekas, bandingkan harga dengan pasaran. Pastikan Anda tetap memeriksa IMEI dan spesifikasi untuk memastikan keaslian, karena HP bekas juga rawan manipulasi.
10. Beli dari Toko Resmi atau Terpercaya
Cara terbaik menghindari HP OPPO palsu adalah membeli dari toko resmi, baik online di OPPO Official Store maupun offline di gerai OPPO.
Toko resmi menjamin keaslian produk dan menyediakan garansi resmi. Jika membeli di marketplace, pilih penjual dengan reputasi baik dan pastikan ada opsi pengembalian jika produk bermasalah. Hindari membeli dari penjual yang tidak jelas atau menawarkan harga tidak wajar.
Dengan mengikuti tips di atas, Anda bisa memastikan HP OPPO yang dibeli benar-benar asli. Selalu teliti sebelum membeli, terutama jika harganya terlalu menggiurkan. Jangan sampai keinginan hemat malah membuat Anda rugi karena mendapat produk KW.

